Berita Sekolah

Kunjungan Edukatif ke Museum Gedung Sate dan Museum POS Indonesia Bandung

1 Februari 2026 | Oleh Luthfia Rifaah, S.T., M.Pd., Gr.

Kunjungan Edukatif ke Museum Gedung Sate dan Museum POS Indonesia Bandung
Umum

Dalam rangka memperkaya pengalaman belajar peserta didik di luar ruang kelas, SMK Al Hafidz Leuwiliang melaksanakan kegiatan Outdoor Learning bagi siswa kelas XI pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kunjungan edukatif ke Museum Gedung Sate dan Museum POS Indonesia yang berlokasi di Kota Bandung.

Kegiatan outdoor learning ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengetahuan sejarah, budaya, komunikasi, serta nilai-nilai kebangsaan. Dengan belajar langsung dari sumbernya, peserta didik diharapkan mampu memahami materi secara lebih nyata, kritis, dan bermakna.


Destinasi pertama adalah Museum Gedung Sate, salah satu ikon bersejarah Jawa Barat. Di museum ini, siswa memperoleh wawasan tentang sejarah pembangunan Gedung Sate, perjalanan pemerintahan Jawa Barat, serta nilai-nilai arsitektur dan budaya yang melekat pada bangunan tersebut.

Melalui media visual, diorama, dan penjelasan pemandu museum, siswa diajak memahami pentingnya menjaga warisan sejarah bangsa serta menumbuhkan rasa cinta terhadap identitas nasional.

Perjalanan dilanjutkan ke Museum POS Indonesia, tempat siswa mempelajari perkembangan sistem komunikasi dan layanan pos di Indonesia dari masa ke masa. Berbagai koleksi prangko, alat komunikasi klasik, hingga arsip sejarah persuratan memberikan gambaran nyata tentang peran penting komunikasi dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa.

Kunjungan ini relevan dengan pembelajaran lintas mata pelajaran, seperti sejarah, bahasa, dan literasi, serta membuka wawasan siswa tentang profesi dan layanan publik di bidang komunikasi.

Kegiatan Outdoor Learning ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari peserta didik. Melalui kegiatan ini, SMK Al Hafidz Leuwiliang berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan, membangun karakter, serta menumbuhkan sikap peduli terhadap sejarah dan budaya bangsa.

Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna.

Bagikan Berita Ini

Komentar (0)

Tinggalkan Jejak

Belum ada komentar saat ini.

Jadilah yang pertama memberikan apresiasi!

Kategori Berita

Punya Informasi Menarik?

Bagikan informasi beasiswa atau lowongan pekerjaan yang bermanfaat.

Hubungi Kami